Sunday, August 9, 2020

Welcome to The Club!

Ya Allah, terima kasih engkau telah mempertemukanku dengan tahun 2020.

    Di pertengahan menuju akhir tahun 2020, banyak suka dan duka yang berlangsung. Berbagai hal terjadi sehingga mulai mempertanyakan apa maksud dari semua ini. Pasang surut kehidupan ini perlu disikapi dengan bijak. Selalu teringat bahwa setiap manusia telah diberi 'jatah' untuk merasakan kemalangan dan keberuntungan.

    Seperti yang kita ketahui, tahun ini menjadi tahun perubahan. Wabah melanda seluruh dunia, mengubah strategi kehidupan bermasyarakat. Mengenakan masker setiap pergi keluar, jaga jarak, mengurangi interaksi secara langsung dengan orang-orang telah menjadi tanggung jawab setiap orang.

    Aku, ingin mengucapkan terima kasih kepada semua sahabat, kerabat, saudara, dan teman yang telah berjuang bersama dalam menghadapi perubahan ini. Ya, kita hebat!! Tapi, perjuangan masih panjang. Wabah ini masih berlangsung dan belum dapat diperkirakan akhirnya. Semua ini terserah kepada kita. Apakah kita waspada dan disiplin atau tidak...


*****

(Edit karena terpikirkan setelah mengambil jas almamater kembali)

    Empat tahun lalu lebih tepatnya, aku seorang maba. Empat tahun lalu itu pula aku mengawali perjalananku sebagai manusia dewasa yang sesungguhnya. Permulaan yang tidak mudah memang. Harus bangun pagi untuk bergegas ospek, kemudian setelahnya bangun untuk praktikum, kuliah, dan kegiatan lainnya. Siklus itu sempat terhenti dan akhirnya kembali lagi saat ini. 

Maka dari itu.......

    Untuk diriku dan dirimu yang membaca. Terima kasih telah bertahan menghadapi sekelumit permasalahan. Mungkin harimu dan hariku tidak semenarik hari-hari yang dijalani oleh orang lain, tapi percayalah, bahwa setiap hari yang hadir dalam hidupmu sesungguhnya telah membuat kita bertumbuh. Aku yakin, akan ada saatnya kita merindukan hal-hal yang lalu dan berujar dalam hati, "Oh, ternyata aku pernah melewati hal-hal yang tidak kubayangkan sebelumnya. Ternyata semua yang awalnya sulit kulakukan, dapat terlewati juga. Maka dari itu, kuyakin bahwa setiap kejutan yang telah Tuhan sediakan, pasti dapat kujalani."  

    Sekali lagi, terima kasih telah bertahan.

Saturday, August 8, 2020

Randomized 2

Randomized merupakan pemikiran absurd yang ditujukan untuk seseorang di SANA (entah dia mengerti atau tidak). Jujur, sebetulnya malu sekali menulis ini (rasa anak sekolahan yang baru kasmaran, wakakak). Tapi aku berharap, dengan menulis dapat melegakan hati dan meningkatkan rasa mawas terhadap sesama (apalah maksudnya?)

Sebagai informasi, tulisan ini ditulis sembari mendengarkan lagu Jerry Yan (uri Dao Ming Si) dan Shen Yue sebagai official soundtrack, yang berjudul I Really Like You. Dengan segala kerendahan hati, dimohon untuk tidak menertawakan isi dari prosa ini. XD


Cinta

Kau terdengar seperti kutukan
Ingin kuhindari, namun hati tak dapat membohongi

Cinta
Kau bagai bisa yang mematikan
Diammu yang membisu
Seperti racun yang terus menjalar dalam tubuh

Cinta
Entah sejak kapan namamu bergema dalam pikiranku
Berbagai cara telah kulakukan untuk melupakanmu
Namun tak ada yang kuasa menghapusmu

Cinta
Izinkan aku memanggil namamu sekali saja
Dan biarkan kuluapkan perasaanku padamu

Cinta
Sudah cukup penantianku hingga kini
Biarkan kuakhiri semua ini

Ya, kau
Terima kasih, "Cinta"

Thursday, October 31, 2019

Randomized

Postingan kali ini akan menjadi postingan terabsurd. Setidaknya, setelah ini, aku akan mengikhlaskan semua yang telah terjadi, membuka lembaran baru dalam hidup, dan melanjutkan langkahku yang sempat terhenti. (Mungkin ini akan kuhapus, kalau ingat!)



Ditengah skripsi dan segala hiruk-pikuk kehidupan, kumohon jangan ganggu hidupku lagi…


Kau,
Sejak kapan mengisi relung hatiku?
Aku yang tak tahu apa itu cinta, mulai mengenalnya sejak melihatmu
Pada pandangan pertama, lebih tepatnya.

Konyol?? Tentu saja!
Kusimpan dalam hatiku, bertahun-tahun lamanya
Tapi, apa daya, aku tak sanggup lagi
Aku tak bisa melihatmu, seperti kau melihatku
Karena kutahu… kau tidak akan pernah melihatku seperti itu
Tidak, tidak akan pernah. Ku yakin itu!

Bodohnya…
Semakin ku bersamamu, semakin aku ingin menjauh
Saat kau menatapku, rasanya… kau dapat menerka benakku
Dan saat itulah, aku mulai benci pada perasaan ini
Bodoh! Bodoh!
Mengapa disaat seperti ini?

Ya,  kau…
Maaf bila aku menyakitimu
Tapi kumohon, menjauhlah dariku
Bencilah diriku ini
Jangan pernah berbicara lagi padaku
Jangan mentapku dengan tatapan itu
Aku luluh… aku takut…

Biarkan kenangan itu menjadi angin lalu
Anggap aku tak pernah ada
Anggap aku tak pernah hadir dalam hidupmu
Kuburlah semua cerita diantara kita

Jangan biarkan aku jatuh dalam perasaan ini
Kita takkan pernah bersama
Kita takkan pernah bersama
Kau tahu itukan?

Lupakan… lupakan semua ini
Ku yakin
Kau akan mendapatkan yang terbaik
Tapi, maaf
Dia pastilah bukan diriku

******

Tenang, kau tetaplah teman terbaikku!
Akan selalu kupastikan itu
Maaf dan terima kasih

So, would you like to be my friend, again??

by : Irna Nadhira Aulia

Saturday, July 16, 2016

Can’t Help Myself! (Preparing all of this)



Hi guys! Setelah beberapa minggu gak nulis blog, rasanya aku ingin berbagi hal yang menarik… Ya, malam hari ini, sambil mendengar lagu Eric Nam – Can’t Help Myself (promosi ceritanya) yang terdengar fresh dan suaranya yang menyenangkan, walau diluar sedang hujan.
             
Nah, kemarin lusa, seperti biasa jalan-jalan ke tempat les adikku sambil membeli pesanan tanteku lalu ke toko buku yang menjual buku-buku yang mungkin.. bisa dikatakan kalian akan jarang melihatnya di toko buku biasa. Penerbit dari buku ini mungkin pernah kalian dengar, tapi memang ceritanya yang Romance dan kebanyakan buku yang diterbitkannya berasal dari Asia Timur (Korea, Jepang dan Tiongkok). Mungkin kalau yang pernah baca novel ‘So I Married an Antifan’ pasti tau ini.
            
 Iseng dan penasaran.. aku membeli sebuah novel yang kali ini penulisnya berasal dari Jepang, Sakaki Tsukasa dan judulnya ‘Cinderella Teeth’. Covernya lucu dan menurutku agak kekanak-kanakan membuatnya semakin menarik. Gambarnya terdapat hal-hal yang berkaitan dengan kedokteran gigi menurutku memang pas saat ini.
             
Di awal bab novel ini, memang terasa biasa saja, seperti cerita umumnya. Namun, satu hal yang membuatku takkan pernah menyesal adalah adanya istilah dan pengetahuan kedokteran gigi. Bagi manusia-manusia sepertiku, mungkin ini bisa menjadi refrensi kedepannya. Didalamnya terdapat cerita yang berkaitan dengan dokter gigi, pasien dan para staffnya yang dikemas sedemikian rupa dengan menanamkan konflik (yang bisa kusebut bagian dari psikologi kedokteran) dan percintaan (antar sesama staff dan pasien).
            
 Sekali lagi, mataku benar-benar tertuju pada istilah-istilah kedokteran gigi beserta penjelasannya…. Sampai-sampai kuberi stabilo dan ditandai dengan label (hahaha), tak lupa aku cari lagi di internet mengenai istilah tersebut. Betul-betul menyenangkan menemukan hal yang unik dan tak pernah diduga. Dan dihalaman belakang novel tersebut mencantumkan daftar pustaka mengenai buku-buku kedokteran gigi secara luas. Hal ini membuatku ingin kembali ke toko buku dan mencari buku-buku yang berkaitan dengan kedokteran gigi secara dasar.
             
Tapi.. kalau kalian belum percaya dengan isinya, kalian bisa cari diinternet mengenai sinopsis dan pendapat para pembaca. Sejujurnya, ingin kurekomendasikan, khususnya kepada temanku di grup FKG… tapi mungkin harus kutunda dulu ya…
            
 Well guys, ilmu memang bisa datang dari mana saja ya. Don’t judge book by it’s cover memang perumpamaan yang cocok untuk novel yang satu ini. Selain ukuran novel dan harganya pas dikantong (bila diukur dari unsur intrinsiknya), isinya dikemas secara unik, alurnya mengalir… pokoknya keren lah… walaupun mungkin ada beberapa kekurangan dalam novel ini, bukan berarti tidak bisa dibaca bukan?
             
Pokoknya kusarankan novel ini untuk umum (laki maupun perempuan), yang ingin menambah pengetahuan dasar mengenai kedokteran gigi atau psikologi, misalnya. Atau hanya untuk mengisi waktu luang juga boleh. Namun, satu hal yang bisa disimpulkan adalah… kita tidak bisa menganggap enteng pekerjaan sebagai dokter gigi, praktisi gigi maupun masalah-masalah yang melibatkan kesehatan gigi dan mulut. (pada umunya kedokteran umum memang sering dibandingkan dengan kedokteran gigi dari berbagai macam aspek).
            
 Sepertinya aku sudah ingin tidur…. Have a nice dream, guys!


p.s. : jangan pernah menyesali masa lalu, karena itu bisa menjadi pertanda baik bagi masa depan….

Thursday, June 30, 2016

Kabar Terbaru!



Assalamu’alaikum kawan…

Apa kabar? Rasanya seneng banget bisa nulis di blog ini lagi. Setelah sekian lama berjuang untuk SBMPTN dalam waktu 1 bulan berturut-turut, finally akhirnya mendapatkan hasil yang memuaskan… FKG UNPAD!

Jujur nih ya.. waktu ngerjain SBMPTN tahun ini rasanya sulit banget sampai selama saya SBMPTN jadi flashback ke masa lalu, teringat bayang-bayang SNMPTN tahun ini. Subhanallah Walhamdulillah… ternyata Allah menunjukan yang terbaik untuk saya.

Bisa dikatakan, tujuan utama saya bukan masuk ke FKG tapi FKU, but well, akhirnya di detik-detik pendaftaran SBMPTN, saya memutuskan untuk memasukkan FKG ke dalam pilihan saya. Yah.. kalau kata keluarga sih nanti harus ngambil spesialis lagi, maunya sih antara Bedah Mulut atau Kedokteran Gigi Anak.. (karena cita-cita awal ingin jadi Dokter Anak). Sekalian nyari tempat universitas yang kedokteran giginya top lah di dunia. Hmmm…. Beberapa menit yang lalu, saya iseng-iseng nyari ulasan tentang Dokter Gigi Anak. Kata orangtua yang anaknya jadi pasien sih, Dokter gigi anak itu ramah-ramah, bahkan ada yang sampai supaya anaknya gak takut diperiksa, dibacain cerita dulu. Muahahahha… lucu banget gak sih! Sayangnya, harus saya akui bahwa wajah saya tidak terlalu menarik anak-anak…. Hehehe…

Sedikit info.. saya baru tau ada spesialis kedokteran gigi anak dari komik jepang yang isinya kumpulan dokter super hooottttt, pokoknya udah muda, ganteng, berkarisma… pokoknya wah deh! *angger yah…

Buat temen-temen yang udah dapat sekolah, selamat, semoga dilancarkan kuliahnya, bisa membanggakan orang tua dan kelak ilmunya dapat berguna bagi nusa dan bangsa. Buat temen-temenku yang belum dapat sekolah, jangan menyerah karena Allah bersama orang-orang yang selalu berusaha dijalannya… Aaaamiinnn…

Sekian dulu, have a nice day!

 PS : InsyaAllah, drg. Irna Nadhira Aulia, Sp.KGA, (gelar S2)